just a little boy that scream out loud with no load ... so if want to scream free ... This place made me do it and if you don't like ... don't ever read this ... that's simple ... rite !!
wake up in this morning ... semua berasa sangat santai ... panas matahari yang juga santai ... ga kaya org yang lg marah-marah ... hha ...
juga lagu santai yang terputar di playlist ... dari mulai In My Place nya Coldplay, Could It Be any Harder nya The Calling, Unwell nya Matchbox 20, sampe 2 lagu dari Phantom Planet ... "California dan Lonely Day" nya ...
apa yang lagi terjadi di hidup seseorang sekarang ... bisa bikin org punya harapan tentang hidupnya nanti ... yes ... itu nama nya masa depan ... tp masa depan yaaaa tetep aja masa depan ... ga ada org yang tau gmn masa depannya nanti ...
tp yg gue tau ... masa depan itu hasil dari apa yang kita rintis sejak dulu, sekarang ... sampe saat dmn kita bisa tau apa hasilnya ... yaaa ... kaya tanem buah-buahan aja ... dari mulai tanem bibit ... sering disiram sampe tumbuh gede ... trus sampe saat kita bisa petik buah nya ... that's it ...
itu menurut gue ... buat yg baca ini, tp ga sepaham ma gue ... yaaa ... ga usah diinget yaaa ...!!
when the people already know where ... but just because a few words, it felt like being together ...
how if already on leave ...??
There are already successful in the way ... There are still pursuing a degree, make behind the name ... There are already busy with her little family ... and others ...
would not imagine ... definitely going to miss ... until the time comes we meet again ...
we do not know about the future what will become later and later as what but we have a dream that must be reached from this moment ...
when it all stopped .... where to run ... go or come back ... up or left behind ... and will continue to miss
Kalau kamu suka main game, pasti kamu pernah denger yang disebut dengan “game engine” beberapa kali. Bagi kita kita yang udah tuwir, mungkin sudah tau apa itu game engine dan seluk beluknya, namun bagi kamu yang masih hijau, mungkin pernah begadang semalaman cuma buat mikirin, “apa itu game engine ?”
Jawaban dari pencarian kamu nggak akan sesimpel yang kamu harapkan disini, walaupun logikanya memang mirip mesin biasanya, sayangnya ada beberapa hal yang bakal membedakan ( banget ) antara engine mobil dengan engine sebuah game. Awal Kelahiran Game Engine Di masa lalu, hampir semua perusahaan game memiliki game engine mereka sendiri, menggunakannya untuk membuat game mereka, dan menyimpannya untuk diri sendiri. Semakin lama kebutuhan untuk game engine yang makin modern semakin bertambah. Waktu demi waktu, game engine yang mereka kembangkan sendiri mulai dirasa terlalu mahal untuk dikembangkan lebih lanjut. Hal ini memicu beberapa developer untuk menciptakan game engine yang terbuka untuk di franchise kan. Sebagai contoh adalah id Tech dan Unreal Engine. Game Engine yang dijual dan di franchisekan secara umum semacam ini disebut dengan middleware. Middleware menawarkan harga yang relatif lebih murah, dan bagi kebanyakan studio game, menggunakan middleware merupakan solusi cepat dan ekonomis ketimbang harus membangun sendiri engine game mereka.
Konsep dari game engine sebenernya cukup gampang, yaitu bahan dasar yang diperlukan sebuah game untuk menjalankan tugasnya, merender pixel demi pixel, menghitung physiscs, memperkirakan input tombol, dan lain hal, yang memungkinkan developer kreatif dapat membuat sebuah game dengan engine yang sama menjadi unik satu sama lain. Di analogikan sebagai sebuah mobil, game engine sudah merupakan bagian mobil, sekitar 50% jadi. Mesin dan rangkaian sistem pengapian, sampai pembuangan. Kurang body dan aksesoris.
Sebuah game engine memungkinkan penggunaan kembali komponen komponen yang dapat mempercepat hadirnya game menjadi nyata di layar monitor mu. Beberapa diantara nya yang termasuk dengan itu adalah deteksi tubrukan, tampilan grafis, setting dalam game, artificial intelligence dan lain lain. Semua komponen tadi disatukan dalam satu pake game engine. Artist dan Developer, dapat menambahkan pustaka texture dan model sendiri untuk dijadikan tokoh utama atau setting dunia dalam sebuah engine. Sekali lagi dalam analogi game, model dan texture dalam game engine bisa dibilang sebagai body dan aksesoris mobil.
Sebuah game engine dibagi lagi menjadi dua bagian besar. Yaitu API dan SDK. API ( Applicaiton Programming Interfaces ) adalah bagian operating system, services dan libraries yang diperlukan untuk memanfaatkan beberapa feature yang diperlukan. Dalam hal ini contohnya DirectX. Sementara SDK adalah kumpulan dari libraries dan API yang sudah siap digunakan untuk memodifikasi program yang menggunakan operating system dan services yang sama. Biasanya, game engine menyertakan keduanya.
Contohnya dalam Unreal Engine, menyiapkan antarmuka baku bagi programmer untuk menciptakan game nya dengan mudah, melalui scripting engine, yang disebut UnrealScript, dan juga libraries, yang berisi model standar dan texture standar dan juga world editor yang disebut sebagai UnrealED. Tipe Tipe Game Engine Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus me-list semua jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas garis besar nya saja.
Roll-your-own game engine. Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol.
Biasanya, game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
Mostly-ready game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.
Biasanya game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.
Point-and-click engines. Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.
Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini nggak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya kreativitas tinggi, game engine bapuk seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game game mereka.
Jenis –jenis game a)Gratis(Freware) Aleph One Axiom Engine Allegro library Blender3D
Box2D Build engine Cafu Engine Lua ClanLib
Crystal Space Cube Cube 2 DarkPlaces
Delta3d id Tech 1 DXFramework Ethanon Engine
Exult Genesis3D Genesis Device Glest
id Tech 2 id Tech 3 ika ioquake3
Irrlicht Engine jMonkeyEngine Jogre Lightweight Java Game Library
Kelebihan dan Kekurangan Game Engine Freeware dengan Game Engine Shareware
Blender
Blender merupakan salah satu program “Modeling 3D dan Animation”, tapi Blender mempunyai kelebihan sendiri dibandingkan program modeling 3D lainnya. Kelebihan yang dimiliki Blender adalah dapat membuat game tanpa menggunakan program tambahan lainnya, Karena Blender sudah memiliki “Engine Game” sendiri dan menggunakan “Python” sebagai bahasa pemograman yang lebih mudah ketimbang menggunakan C++,C, dll. Blender menggunakan “OpenGL” sebagai render grafiknya yang dapat digunakan pada berbagai macam “OS” seperti Windows, Linux dan Mac OS X. Gambar berikut merupakan sebuah “screenshot” dari salah satu project game yang dibuat menggunakan Blender
Sekarang ini Blender merencanakan sudah mengeluarkan versi yang terbarunya, yaitu Versi 2.49 yang lebih ditujukan untuk pembuat game. Karena Versi ini memiliki fitur-fitur baru yang dirancang untuk membuat tampilan game yang lebih realistis dari pada versi sebelumnya.
Blender 2.49 memiliki fitur baru seperti : * Video Texture * Real-time GLSL Material * Game Logic * Bullet SoftBody * Python Editor * Multilayer Textures * Physics * Render Baking dan Normal Mapping dan masih banyak yang lainnya. * Composite Adalah tempat menambahkan efek visual seperti pada gamabar berikut.
Untuk membuat game di Blender anda tidak perlu jago pemograman, jika anda hanya ingin membuat game sederhana anda cukup mempelajari tool-tool yang disediakan oleh blender tanpa harus menggunakan “script” sedikitpun. lebih lanjut fitur-fiturnya beserta pdfnya di
Swift3D merupakan tool biasa digunakan untuk merender 3D menjadi 2D. Jadinya pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Baik, sekarang akan saya jelaskan satu-satu kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan Swift3D
Merupakan tool yang simpel, tidak ribet, tinggal drag and drop.
Swift3D mendukung animasi objek 3D.
Animasi dapat diexport ke banyak file, misal avi, flv, swf, swt, dan ai.
Kita dapat memilih jenis rendering yang kita inginkan, yaitu raster (bitmap) dan vector. Jenis gambar raster lebih lama saat me-render, akan tetapi hasilnya lebih bagus. Sedang untuk vector, gambarnya satu warna atau gradasi warna vector (cocok untuk dimasukkan pada animasi vector flash).
Jika kita ingin membuat model yang simpel, maka swift3D bisa digunakan untuk membuatnya.
Kekurangan Swift3D
Sangat tidak cocok untuk membuat bentuk 3D yang kompleks. Jika ingin membuat bentuk 3D yang komplek kita harus menggunakan 3dsmax atau blender kemudian kita export dalam bentuk 3ds.
Susah untuk membuat animasi sendiri selain dari template animasi dari swift3D.
Kita tidak dapat memberikan efek pada objek, misal efek noise dll.
Jika kita ingin membuat sprite game berisikan animasi, mungkin cocok digunakan swift3D karena mengingat jika kita menggunakan 3D pada flash dengan engine seperti papervision3D, away3D, sandy3D, maka akan bertambah berat.
1.Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).
2.Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library. 3.Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra. 4.Citra merupakan hasil akhir dari sintesa, disain, manufaktur, visualisasi dll.
Pemodelan Geometris
Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer :
– Shape/bentuk – Posisi – Orientasi (cara pandang) – Surface Properties/Ciri-ciri Permukaan (warna, tekstur) – Volumetric Properties/Ciri-ciri volumetric (ketebalan/pejal, penyebaran cahaya) - Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna) - Dan lain-lain …
Pemodelan Geometris yang lebih rumit : – Jala-jala segi banyak: suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain. – Bentuk permukaan bebas: menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah. – CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif.